Jumat, 08 Juli 2011

Kesan pertama adalah segalanya. Terutama jika Anda sedang mencari pekerjaan. Jika penampilan Anda terkesan tidak
"serius", si pewawancara bisa mendapat kesan, Anda tak serius dengan tawaran pekerjaan yang diberikan. Berikut
sejumlah contoh penampilan yang "salah" dan sering dilakukan para pencari kerja saat datang untuk diwawancarai.


1.     Belum terlihat sudah tercium
Jika Anda termasuk pencinta parfum, ada baiknya untuk hari wawancara parfum dilupakan dulu. Anda tidak akan pernah tahu, barangkali si pewawancara tidak suka aroma parfum Anda atau bahkan alergi. Jika harus menggunakan parfum, gunakan aroma yang wajar dan disemprotkan secukupnya
2.     Make Up berlebihan.
Dandanan yang berlebihan hanya akan mengalihkan perhatian topik si pewawancara dari masalah utama. Pewawancara, ingin mengetahui apa jawaban dari pertanyaan, bukan eye shadow yang menyolok atau lipstik yang tebal, serta pipi yang merah menyala!
3.     Hindari dasi trendi

Mungkin dasi dengan motif dan warna mencolok sedang tren. Tapi untuk kesempatan wawancara, sebaiknya Anda tidak mengenakannya karena tidak akan memberi kesan yang mendalam pada waktu pertemuan pertama. Pakailah dasi yang konservatif, warna tua, dengan corak klasik, Anda pun akan terkesan matang dan berwawasan luas.
4.     Aksesori
Jika tak menginginkan gangguan pada waktu wawancara sedang berlangsung, yang terbaik adalah berpenampilan rapi, sederhana, tapi penuh wibawa. Jangan kenakan perhiasan yang berlebihan karena dalam sehari itu si pewawancara tidak hanya bertemu Anda tapi banyak pelamar lain. Bayangkan betapa sebalnya si pewawancara jika setiap kali menjawab pertanyaan, Anda juga sibuk membereskan serenceng gelang di tangan.
5.       Rambut
Jika lamaran pekerjaan bukan yang bergerak di bidang kesenian, artis, atau perusahaan yang informal, hindari gaya rambut yang berlebihan atau mencat rambut dengan warna yang trendi. Gaya rambut mencerminkan kepribadian Anda. Akan lebih bijaksana jika Anda memilih penampilan yang konservatif saat wawancara.
6.       Bukan mau pesta
Sebaiknya, saat di wawancara, yang terbaik adalah berpenampilan konservatif, tradisional, pakaian yang lazimnya dipakai kebanyakan orang kerja. Jadi, jangan memakai baju yang ketat, atau kemeja ketat dan berkilau bagi kaum pria. Fokuskan kepada kualifikasi dan jawaban Anda.
7.       Bangun pagi
Walaupun banyak perusahaan mempunyai aturan yang berbeda-beda untuk gaya rambut kaum pria, tapi sebaiknya terlihat bersih dan rapi di segala situasi merupakan hal yang penting. Jadi, jika Anda merasa perlu waktu untuk mencukur jenggot, merapikan rambut, dan lainnya, bangunlah lebih pagi sehingga saat wawancara sudah tampak rapi dan bersih.
8.       Kuku jari
Seperti halnya perhiasan yang berlebihan, warna kuku yang mencolok akan menggangu pewawancara. Jadi, periksalah terlebih dahulu kuku Anda. Harus bersih, jangan terlalu panjang. Begitu juga halnya dengan kaum pria, sebelum hari-H, periksa kuku Anda, Kebersihan kuku juga merupakan poin bagi para pewawancara profesional.
9.       Tetap hari kerja
Kendati mungkin Anda dipanggil wawancara pada hari Jumat, akhir pekan, jangan lalu berpikir boleh berpakaian seenaknya. Sehingga Anda muncul dengan t-shirt, jins, sepatu kets. 
Reactions:
Categories: , ,

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah mengunjungi Blog ini. Kritik dan saran sangat dibutuhkan bagi Saya untuk memperbaikinya.

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!